Tampilkan postingan dengan label Bunpou (文法). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunpou (文法). Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Desember 2011

Pelajaran 3 Menggabungkan Kalimat Dengan Partikel Mo

Pelajaran kali ini akan diperkenalkan partikel mo. Penggunaaannya adalah sebagai berikut:
A mo B mo C desu. Artinya baik A maupun B adalah C. Wakarimashita ka?
Nah, sekarang perhatikan contoh gabungan kalimat di bawah ini.
Yamada san wa nihon jin desu. Pak Yamada adalah orang Jepang.
Kawata san wa nihon jin desu. Pak Kawata adalah orang Jepang.
digabungkan menjadi:
Yamada san mo Kawata san mo nihon jin desu. Baik Pak Yamada maupun Pak Kawata adalah orang Jepang.

Dou desu ka, minna san? Konkai no jugyou wa yasashikatta desu ne! Bagaimana semua? Pelajaran kali ini mudah bukan! OK, bagaimana kalau sedikit latihan! Siap! SEINO!

Gabungkan kalimat di bawah ini dengan menggunakan partikel mo!
1. Watashi wa seito desu. Ano hito wa seito desu.
2. Chichi wa Sunda jin desu. Haha wa Sunda jin desu.
3. Anata wa otoko dewa arimasen. Ano hito wa otoko dewa arimasen.
4. Sono kata wa nihon jin dewa arimasen. Ano kata wa nihon jin dewa arimasen.

Minna san, ganbatte kudasai ne!

Pelajaran 2 Menggabungkan Kalimat Dengan Mengubah Desu Menjadi De

Minna san, genki desu ka? Dewa, pelajaran kali ini adalah menggabung dua kalimat dengan mengubah "desu" menjadi "de". Hajimemashou!
Perhatikan contoh kalimat gabungan di bawah ini.
a. Nita san wa daigakusei desu. [Nita adalah seorang mahasiswa]
b. Nita san wa kashu. [Nita adalah seorang penyanyi]
kalimat gabungannya menjadi,
Nita san wa daigakusei de, kashu desu. [Nita adalah seorang mahasiswa dan seorang penyanyi]


Contoh lain,
a. Ano onna wa Rita sensei desu. [Wanita itu ibu Rita]
b. Ano onna wa watashi no sensei desu. [Wanita itu guru saya]
kalimat gabungannya menjadi,
Ano onna wa Rita sensei de, watashi no sensei desu. [Wanita itu ibu Rita, guru saya]


Jadi pola kalimat gabungan di atas adalah subyek sama tapi predikat berbeda.
A wa D desu. Artinya A adalah D
A wa E desu. Artinya A adalah E
digabungkan menjadi A wa D de, E desu.


Dou deshou ka, minna san? mudah bukan. Ja, sukoshi renshuu shimashouka?
1. a. Anata wa gakusei desu.
    b. Anata wa Nihon-jin desu.
2. a. Watashi no sensei wa Indonesia jin desu.
    b. Watashi no sensei wa Yusni sensei desu.
Dekimasu ka? Bisa mengerjakannya?

Pelajaran 1 Kalimat Sederhana Dalam Bahasa Jepang

Kalimat sederhana dalam bahasa Jepang, terdiri atas "SUBYEK" dan "PREDIKAT". Pola kalimatnya adalah sebagai berikut.
A wa B desu. Artinya A adalah B
Contoh kalimat watashi wa gakusei desu. Artinya saya adalah seorang murid. A di sini adalah sebagai subyek dan merupakan topik dari kalimat sederhana tersebut (diindikasikan oleh partikel wa). B adalah sebagai predikat. Desu merupakan kata kerja, sebuah copula, umumnya diterjemahkan seperti "to be" dalam bahasa Inggris. 
Berikut adalah contoh kalimat sederhana lainnya.
Kore wa hana desu. [Ini adalah bunga]
Anata wa Yusni san desu. [Anda adalah saudara Yusni]
Tri san wa sensei desu. [Ibu Tri adalah seorang guru]

Untuk menjadikan sebuah kalimat sederhana menjadi bentuk negatif atau menyangkal tinggal mengubah desu menjadi dewa arimasen atau ja arimasen. Contoh:
Sore wa rajio dewa arimasen. [Itu bukan radio]
Nom san wa Thai-jin dewa arimasen. [Saudara Nom bukan orang Thailand]
Koko wa hon-ya ja arimasen. [Di sini bukan toko buku]

Sedangkan untuk menjadikan sebuah kalimat sederhana tinggal menambahkan 'ka'. Beriku adalah contoh kalimat tanya.
Anata wa Indonesia-jin desu ka. [Apakah anda orang Indonesia?]
Are wa hon desu ka. [Apakah itu buku?]
Kore wa terebi desu ka. [Apakah ini televisi?]

Nah, bagaimana minna san? Mudah dan sederhana bukan.